Bungo, 30 November 2024– Institut Agama Islam (IAI) Yasni Bungo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik internasional melalui partisipasi aktif pada Konferensi Internasional Lintas Disiplin Ilmu yang mengangkat tema "Local Wisdom in the Literature of Nusantara." Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari kerja sama akademik antara IAI Yasni Bungo dengan Persatuan Penulis Budiman (BUDIMAN) Malaysia, sebuah organisasi yang aktif mengembangkan kajian sastra, bahasa, budaya, sejarah, dan pendidikan di tingkat internasional.
Keikutsertaan IAI Yasni Bungo dalam konferensi tersebut menjadi salah satu bentuk penguatan implementasi Memorandum of Understanding (MoU) dan kolaborasi internasional yang telah terjalin antara kedua institusi. Melalui forum ilmiah ini, para akademisi, peneliti, dosen, mahasiswa, serta praktisi dari berbagai disiplin ilmu dan berbagai negara berkumpul untuk mendiskusikan pentingnya pelestarian nilai-nilai kearifan lokal Nusantara sebagai sumber inspirasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, sastra, budaya, pendidikan, dan peradaban.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Sriani, M.Pd.I., dosen sekaligus delegasi IAI Yasni Bungo, mendapat kehormatan sebagai Native Speaker yang menyampaikan materi mengenai urgensi pelestarian kearifan lokal dalam khazanah sastra Nusantara di tengah arus globalisasi dan transformasi digital. Dalam paparannya, Dr. Sriani menekankan bahwa sastra Nusantara tidak hanya merekam kekayaan budaya masyarakat, tetapi juga menjadi media pewarisan nilai-nilai karakter, identitas bangsa, serta moderasi kehidupan yang relevan bagi generasi masa kini.
Menurut Dr. Sriani, kearifan lokal yang tertuang dalam karya-karya sastra daerah memiliki nilai edukatif yang dapat diintegrasikan ke dalam berbagai bidang keilmuan, mulai dari pendidikan, bahasa, budaya, hingga ilmu sosial. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara untuk mendokumentasikan, mengkaji, serta mengembangkan kekayaan literatur Nusantara agar tetap lestari dan mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global.
Partisipasi Dr. Sriani sebagai Native Speaker sekaligus memperkuat eksistensi IAI Yasni Bungo di tingkat internasional sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi akademik dan menghasilkan kontribusi ilmiah yang berdampak. Kehadiran delegasi IAI Yasni Bungo memperoleh apresiasi dari peserta konferensi karena mampu menghadirkan perspektif akademik yang menghubungkan nilai-nilai lokal dengan isu-isu global melalui pendekatan multidisipliner.
Rektor IAI Yasni Bungo menyampaikan bahwa keikutsertaan dosen dalam forum internasional merupakan bagian dari strategi institusi dalam meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta mendorong peningkatan publikasi dan kolaborasi riset bersama mitra luar negeri. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang berdaya saing global tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.
Melalui konferensi internasional ini, kerja sama antara IAI Yasni Bungo dan Persatuan Penulis Budiman Malaysia diharapkan terus berkembang dalam bentuk seminar internasional, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, pertukaran akademisi, serta pengembangan kajian sastra dan budaya Melayu-Nusantara. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi kedua lembaga sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan kolaborasi internasional.